Cerita di Balik Proyek
Saat magang di PT Transportasi Jakarta, saya bertugas menganalisis transaksi pengguna secara manual untuk menentukan apakah suatu transaksi perlu di-refund atau tidak. Proses ini sangat memakan waktu, bisa berjam-jam untuk ratusan transaksi.
Dari situ saya berpikir: "Kenapa tidak dibuat otomatis?"
Dari permasalahan tersebut saya mengembangkan DDCT Analyzer — sistem deteksi Double Deduct berbasis analisis data dan rule-based logic yang mampu memproses ribuan transaksi dalam hitungan detik. Proses yang sebelumnya membutuhkan waktu berjam-jam kini dapat diselesaikan secara otomatis dalam hitungan detik.
Fokus saya adalah membangun solusi analisis data yang praktis, terukur, dan berdampak langsung pada efisiensi operasional.